Konfigurasi Hotspot Mikrotik RB 951
Setelah
konfigurasi hotspot mikrotik RB 750. Kali ini, saya akan mengkonfigurasi
hotspot mikrotik RB 951. Sebenarnya caranya tidak jauh beda dengan mikrotik RB
750, hanya saja kalau menggunakan mikrotik RB 750 kita harus menambahkan Access
Point untuk dapat memancarkan wifi. Sedangkan untuk mikrotik RB 951, kita tidak
memerlukan Access Point untuk membuat hotspot karena sudah ada fitur
wirelessnya. Berikut langkah-langkah konfigurasinya:
1. Setting ip address komputer yang
masih satu subnet dengan ip default dari router tersebut.
2. Buka winbox, Connect ke router
mikrotik kita dengan menggunakan MAC Address.

3. Akan muncul tampilan mikrotik.

4. Klik System – Identity untuk memeberikan nama pada
mikrotik kita. Misal saya beri nama 'Mikrotik – SMKN 1'.
5. Kemudian klik System – Clock, untuk mengatur waktu
pada mikrotik kita. Pilih Time Zone Name 'Asia/Jakarta'. Time ddan
Date sesuaikan dengan tanggal dan waktu setting mikrotik.
6. Klik 'Interfaces', lalu berikan nama pada setiap ether
atau port pada router. Nama terserah sesuai keinginan. Disini, saya
berikan nama pada ether2 adalah 'LAN'. Dengan cara meng-klik terlebih dahulu ether yang akan kita beri
nama, lalu klik ikon surat kuning di atas type. Pilih 'wlan1' dan klik tada 'v' untuk mengaktifkan fitur wirelessnya. Setelah
selesai memberi nama klik Ok.
7. Klik IP – Address, untuk mengatur ip address setiap
port pada router mikrotik kita. Pilih tanda + pada tab Address List.
Misal pada ether2, saya berikan ip 192.168.18.1/24. Klik Apply lalu Ok.
8. Selanjutnya kita berikan dns server pada mikrotik agar
nanti dapat mendapatkan akses internet untuk setiap port pada router. Caranya klik IP – DNS. Pada
tab 'DNS Settings' kita berikan dns server pada kolom 'Servers'. Disini saya memberikan ip
202.134.0.155 dan 202.134.1.10 yang merupakan ip dari telkom Klaten. Setelah itu
ceklist pada tulisan 'Allow Remote Request', klik Apply lalu klik Ok.
9. Lalu setting gateway pada mikrotik, caranya pilih IP -
Routes. Klik tombol + dan isikan ip gatewaynya di kotak gateway. Disini saya menggunakan ip 192.168.13.1
10. Kemudian klik IP – DHCP Server. Pilih DHCP Setup untuk
membuat DHCP Server pada mikrotik kita. Tentukan ether
mana yang akan di pakai untuk DHCP Server, biasanya port yang digunakan adalah
port yang di hubungkan dengan jaringan lokal. Klik next. Untuk
Selanjutnya tinggal klik next terus sampai muncul DHCP Setup Succesfully.
11. Kita buat firewall pada mikotik kita. Klik IP –
Firewall – NAT. Pada kolom 'Out Interface' arahkan pada ether1. Selanjutnya klik tab Action,
pilih 'masquerade'.
12. Pilih IP – Hotspot, kemudian pilih Hotspot Setup dan
arahkan pada wlan1. Untuk membuat hotspot dengan fitur wireless
pada mikrotik RB 951.
KLik 'Next' terus.
KLik 'Next' terus.
13. Setelah di klik next terus, akan muncul kolom DNS
Name. Isikan dengan nama page login hotspot kita nanti. Klik next dan hotspot
setup sudah selesai.
14. Kemudian akan disuruh memasukkan username dan password
untuk login ke hotspot kita.
Klik next.
Klik next.

15. Kemudian pilih 'Wireless', dan klik 'wlan1'. Pilih tab
'Wireless'. Isikan mode: ap bridge, band: 2GHz- B/G/N,
SSID: 'sesuai keinginan' misal SMKN 1, frequency: 'sesuai dengan
frekuensi yang ada di sekitar'.
16. Untuk mengetahui frekuensi disekitar, kita dapat
menggunakan fitur pada mikrotik yaitu 'Scan'. Kemudian akan muncul
beberapa frekuensi yang telah digunakan pada area tersebut. Pilihlah frekuensi yang belum digunakan dan usahakan
frekuensinya adalah frekuensi yang rendah agar dapat ditangkap
oleh berbagai perangkat. Setelah semua di setting, klik Apply dan Ok.
17. Hotspot telah selesai, koneksikan dengan wifi yang
telah kita buat.















